Sabtu, 08 Oktober 2011

Tingkatkan Ekonomi Melalui Tenun

SAMBAS –
Guna meningkatkan ekonomi masyarakat, Cita Tenun Indonesia (CTI) dan PT Garuda Indonesia (GI) Tbk turun langsung memberikan pelatihan di Dusun Semberang, Desa Sumber Harapan, Kecamatan Sambas. Upaya melestarikan kain khas Kabupaten Sambas ini dipastikan mampu menyejahterakan masyarakat.

“Agenda ini dilakukan untuk melihat sejauh mana hasil evaluasi pelatihan yang telah dijalankan,” ungkap Ketua CTI, Okke Hatta Radjasa saat acara malam ramah tamah di Balairung Sari Bupati Sambas, Kamis (6/10) malam.

Dijelaskan Okke, dalam membantu program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas dan memajukan ekonomi masyarakat, sudah setahun ini CTI dan GI memberikan bimbingan serta pelatihan teknik menenun bagi perajin. Di antaranya bagaimana memberikan warna yang benar bagi kain tenun, sehingga hasil tenun memiliki kualitas baik dan nilai jual tinggi.

“Serta dikenal orang dan digemari orang. Dalam hal ini harus ada terobosan baru dari perajin untuk meningkatkan kualitas tenun,” jelasnya.

Dalam memberikan pelatihan dan bimbingan menenun, Tim CTI telah membuat program dan menurunkan satu tim yang diawali melalui survei. Setelah semua data terkumpul, tahapan pertama yang dilakukan paparnya, bagaimana mengubah pola pikir perajin supaya lebih baik dan bagus dalam meningkatkan kualitas tenun.

“Untuk mengubah perilaku, CTI menggandeng GI sebagai salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai perusahaan penerbangan pendukung memajukan kerajinan masyarakat. Salah satunya kain tenun Sambas,” ujar Okke.

Ditegaskan Okke, dukungan GI sangat membantu “memperpendek” jarak antara Jakarta ke Sambas. Terbukti, baru setahun CTI dan GI memberikan pembinaan, perajin tenun Sambas sudah mengalami kemajuan. Mulai dari interior retainer dan produk retainer, yang merupakan pertanggungjawaban moral dan memberi idealisme dalam memajukan dan meningkatkan kreativitas perajin tenun Sambas.

Okke berharap, kain tenun Sambas bisa maju dan bisa terkenal. Apalagi Kabupaten Sambas memiliki nilai sejarah kerajaan yang besar. Ditambah lagi, Kabupaten Sambas memiliki wilayah perbatasan antara negara.

“Tentunya ini peluang yang baik bagi Kabupaten Sambas memajukan ekonomi masyarakatnya,” ungkap Okke.

Di tempat yang sama, Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH, terharu dengan kepedulian CTI dan GI dalam memajukan kain tenun Sambas, termasuk turut mempromosikan tenun Sambas di tingkat internasional dan nasional.

Pemkab Sambas mengucapkan terima kasih kepada CTI dan Garuda Peduli Pendidikan karena telah memberikan bantuan peralatan internet dan buku daur ulang kepada masyarakat Kabupaten Sambas.

“Pemkab Sambas melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas sudah memasukkan kain tenun sebagai muatan lokal pendidikan di Kabupaten Sambas,” kata Juliarti pada acara yang dihadiri istri Direktur Garuda Pusat, Sandrina Emirsyah Satar dan putra Direktur SDM PT GI, Haryanto Agung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar